Kamis, 29 Agustus 2013

Oktober, BCAP akan Bagi Dividen Tunai

Headline

PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan membadikan dividen tunai sebesar Rp15 per saham pada awal Oktober mendatang.

Pembagian dividen tersebut berasal dari tahun buku 2012. Demikian mengutip keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Kamis (29/8/2013). Dividen akan dibagikan pada 4 Oktober 2013.

Perseroan meraih laba bersih Rp162 miliar atau 220% tahun 2011 sebesar Rp50 miliar. Demikian juga dengan laba per saham (EPS) melonjak 215% dari Rp40,4 menjadi Rp127,2.

Pascakenaikan BI Rate, IHSG Konsolidasi

Headline

Pascakenaikan BI rate ke level 7%, laju IHSG Jumat (30/8/2013) diprediksi cenderung konsolidasi. Kisaran support-resistance berada di 4.060-4.140. Seperti apa?
Pada perdagangan Kamis (29/8/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat sebesar 77,12 poin (1,92%) ke posisi 4.103,593. Intraday terendah 4.026,856 dan tertinggi 4.103,593.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan net sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy.
Purwoko Sartono, Research Analyst dari PT Panin Sekuritas mengatakan, IHSG melanjutkan rebound pada perdagangan kemarin. “Penguatan ini menyusul langkah Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan BI Rate ke level 7%,”
BI melangsungkan Rapat Dewan Gubernur Darurat di tengah ancaman tingginya inflasi bulanan serta nilai tukar rupiah yang terus melemah.
“Pergerakan indeks regional untuk jangka pendek sendiri akan dipengaruhi oleh perkembangan kondisi geopolitik di Timur Tengah menyusul wacana AS akan menyerang Suriah,
Di atas semua itu, Purwoko memperkirakan, Jumat (30/8/2013) ini IHSG akan cenderung konsolidasi. “Kisaran support-resistance IHSG berada di 4.060-4.140,

UEFA Butuh Bantuan Sir Alex Ferguson


Headline

UEFA membutuhkan jasa mantan pelatih Sir Alex Ferguson untuk mengembangkan kegiatan sepak bola di Benua Biru. Hal itu diakui presiden Michel Platini.
Sang presiden secara terang-terangan menginginkan Ferguson untuk bekerja di UEFA di masa yang akan datang.
“Sir Alex telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di Liga Champions,” kata Platini seperti dilansir Daily Mail.
“Aneh rasanya memikirkan bahwa seorang pelatih yang sudah menjadi tokoh utama di sepak bola Eropa selama tiga dekade lebih tidak akan terlihat lagi memberikan instruksinya di pinggir lapangan,” ia menambahkan.
Platini mengaku membutuhkan pengalaman serta kemampuan teknis mantan pelatih berusia 71 tahun itu untuk mengembangkan UEFA.
“Kami berharap dia terus memainkan peran penting bagi kami (UEFA), membantu kami menentukan arah olahraga ini dan mengamankan masa depan olahraga ini,” mantan pemain Timnas Prancis itu menjelaskan.
Ferguson mengumumkan pensiunnya secara mendadak musim lalu. Pria yang telah mempersembahkan 38 gelar selama 26 tahun bersama Setan Merah itu kini menjabat sebagai direktur klub sekaligus duta Manchester United.
Diantara gelar yang melimpah itu, terdapat 13 gelar Liga Primer Inggris dan dua trofi Liga Champions. Bagi Platini, Ferguson adalah seorang pelatih yang ‘benar-benar visioner’.

Rabu, 28 Agustus 2013

Stock Split Saham TLKM Direspon Positif

Headline

Aksi korporasi yang dijalankan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), yakni memecah nilai nominal sahamnya (stock split) dengan rasio 1:5 atau dari Rp 250 menjadi Rp 50 per saham mendapat respon positif dari investor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Vice President Public Relations Telkom, Arif Prabowo mengatakan, perdagangan saham dengan nilai nominal baru saja dimulai pada Rabu (28/8/2013). Alhasil, saham TLKM berhasil ditutup naik 6,17% hingga akhir penutupan perdagangan BEI Rabu kemarin. Saham TLKM naik di level Rp2.150 per saham dibanding harga pembukaan di hari yang sama sebesar Rp2.025 per saham.

"Pemecahan nilai nominal saham ini diharapkan mampu meningkatkan transaksi perdagangan saham Telkom karena harganya jadi lebih terjangkau," ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (28/8/2013) malam.

Penambahan jumlah saham beredar melalui stock split, kata Arif, diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham dan membuka kesempatan bagi investor ritel untuk berinvestasi di saham perseroan. Sepanjang periode 30 hari terakhir, harga rata-rata saham TLKM mencapai Rp11.591 per saham. "Diharapkan volume perdagangan akan meningkat dan makin likuid. Ini juga akan mendorong kenaikan dari return saham," ujar Arif.

Lebih lanjut dia mengatakan, persentase kenaikan harga saham TLKM melebihi peningkatan Indeks Saham Infrastruktur dan utilitas yang hanya sebesar 1,44%, bahkan melebihi kinerja indeks saham gabungan (IHSG) yang meningkat hanya sebesar 1,47%.

Kaji Buyback, SMGR Gandeng Dua BUMN Sekuritas

Headline

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dalam mengkaji pembelian kembali saham (buyback), menggandeng PT Danareksa dan PT Mandiri Sekuritas.

Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk, Dwi Soetjipto mengatakan, perseroan belum bisa memutuskan akan buyback saham atau tidak, hingga saat ini proses tersebut masih dikaji oleh tim manajemen dan pihak lainnya."Kita masih lihat perkembangan market, dalam satu atau dua hari ini kita lihat lagi keadaannya. Jika turun jauh kita buyback tapi kalau naik kita tidak jadi buyback," kata Dwi saat ditemui di gedung MNC, Jakarta, Rabu (28/8/2013) malam.

Terkait persiapan dana untuk melakukan buyback saham. Dwi mengakui, pihaknya siap melakukan aksi tersebut. "Kas kami masih kuat, per semester pertama ada Rp3 triliunan, itu cukup. Kami telah siapkan Rp 200 sampai 500 miliar untuk buyback,

Seketaris Perusahaan PT Semen Indonesia Tbk, Agung Wiharto menuturkan, saat ini manejemen sedang mempelajari isi dari peraturan yang dirilis Ororitas Jasa Keuangan (OJK) yang memperbolehkan melakukan buyback saham. "Dalam melaksanakan buyback, kita punya ketentuan batas penurunannya dan saat ini sedang dikaji terkait kapan harus melakukan buyback dan diharga berapa saham Semen Indonesia akan kami buy back

Salah Lirik Lagu Kebangsaan, Menpora Minta Maaf

Headline

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo salah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat menenangkan suporter The Jakmania dan Viking di Stadion Maguwoharjo. Dia pun meminta maaf.

Saat pertandingan Persija Jakarta dan Persib Bandung yang berlangsung di Sleman yang berakhir imbang 1-1, Rabu (28/8/2013), ada kejadian yang tak sepantasnya dilakukan oleh Menpora.

Bermula dari kontak fisik antara The Jakmania dan Viking di stadion, pertandingan pun terhenti pada menit ke-17. Selama 30 menit laga tersebut tertunda.

Bermaksud menangkan keadaan, Roy turun ke lapangan dan mengajak semua penonton yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun, pria asal Yogyakarta itu lupa dengan lirik Indonesia Raya.

"Indonesia Tanah Airku..Tanah Tumpah Darahku. Di sanalah Tanah Airku.." Itulah barisan lirik yang dinyanyikan Menpora.

Sadar sudah salah menyanyikan lagu Indonesia Raya, Roy Suryo pun menjadi bahan perbincangan di media sosial Twitter. Politisi Partai Demokrat itu pun langsung meminta maaf kepada rakyat Indonesia.

"Tweeps Yth. Tadi ada "insiden" saat mendamaikan suporter Persija-Persib menyanyikan Lagu Indonesia Raya karena terabawa flow (arus). Mohon maaf," tulis Roy Suryo di akun Twitterpribadi miliknya.

Menpora berkilah kalau dia mendapat cemoohan dari para suporter di Stadion. Hal itu menyebabkannya salah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Senin, 26 Agustus 2013

Astronacci: Pemodal Saham Bersabar Saja!

 Headline

Para pemodal di bursa saham diharapkan bersabar dan tetap wait and see menunggu konfirmasi pembalikan arah IHSG. Indeks punya potensi penurunan ke 3.827.
Pada perdagangan Senin (26/8/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup melemah 49,16 poin (1,18%) ke posisi 4.120,669. Intraday terlemah 4.120,669 dan tertinggi 4.196,192.
Abdul Aziz, Technical analyst PT Astronacci International mengatakan, pada perdagangan kemarin, IHSG mengalami pelemahan harga sebesar 1,2% di level 4,120. “Pelemahan yang terjadi memberikan sebuah indikasi bagi IHSG untuk bergerak melanjutkan pelemahan hingga di level yang lebih dalam,
Kondisi ini, lanjut dia, didukung dengan adanya konfirmasi breakdown pada trendline support dalam pola bearish pennant. “Ini yang memberikan peluang dalam menghantarkan harga menuju ke arah pelemahan,
Aziz memperkirakan pelemahan harga akan mencapai hingga di final gap pada level 3.827 yang telah diekpektasikan pada beberapa hari sebelumnya. “Selain itu, siklus Sun Opposition Neptune pada 26 Agustus 2013 yang lalu telah berhasil mengkonfirmasi level swing high pada harga,
Karena itu, dalam waktu dekat pemodal akan segera menghadapi pelemahan harga lanjutan yang lebih dalam dan diharapkan supaya tetap wait and see terlebih dahulu. “Sikap ini hingga market memberikan konfirmasi pembalikan arah dari tren pelemahan yang terjadi,
Dia menegaskan, IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan pelemahan harga hingga di level yang lebih rendah. “Oleh karena itu, Anda diharapkan supaya lebih bersabar dan tetap wait and see terlebih dahulu hingga harga memberikan adanya konfirmasi pembalikan arah

Sesi I, IHSG Kehilangan 3,06% Jadi 3.994,46


Pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa (27/8/2013) melemah hingga 3,06% atau 126,2 poin menjadi 3.994,46.

Volume perdagangan mencapai 2,3 miliar saham senilai Rp2,5 triliun. Pergerakan indeks pada sesi pertama ini seiring dengan 264 saham yang melemah, meskipun 24 saham menguat dan 31 saham stagnan. Investor asing mengalami net buy Rp7 miliar.

Indeks LQ45 terpangkas 3,1 persen, indeks JII turun 3 persen dan indeks ISSI melemah 3,3 persen. Untuk SMinfra18 lebih rendah 2,9 persen dan IDX30 turun 3 persen. Pelemahan terdalam terjadi pada saham sektor properti hingga 6,7 persen disusul saham sektor industri dasar 4,4 persen.

Sentimen Jackson Hole Dera Rupiah

Headline

Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (26/8/2013) ditutup melemah 70 poin (0,64%) ke posisi 10.840/10.850 dari posisi kemarin 10.770/10.780.

Analis senior Monex Investindo Futures, Albertus Christian mengatakan, pelemahan rupiah memang masih disebabkan oleh kecemasan para investor terkait potensi berakhirnya stimulus bank sentral AS, The Fed pertengahan tahun depan.

Selain itu, lanjut Christian, dari dalam negeri belum ada katalis positif. Para investor masih menunggu data-data inflasi dan Indeks Manufaktur PMI dari dalam negeri yang akan dirilis pekan depan.

"Karena itu, sepanjang perdagangan, rupiah mencapai level terlemahnya 10.875 dengan level terkuat 10.780 dari posisi pembukaan di level terkuatnya itu,

Menurut dia, pasar mencemaskan, inflasi Agustus ini lebih buruk dari inflasi Juli yang secara tahunan mencapai 8,61%. Untuk Agustus, memang belum ada konsensus inflasi di angka berapat. "Tapi, jika melihat perkembangan harga di pasar, inflasi tampak masih menanjak sehingga berisiko melebihi inflasi tahunan bulan Juli

Sementara itu, lanjut dia, jika manufaktur dirilis di bawah publikasi sebelumnya 50,7, akan memberikan sentimen negatif tambahan bagi rupiah. "Jadi, para investor masih mengikuti sentimen sebelumnya yang masih negatif karena minimnya katalis positif yang baru dari dalam negeri,

Lebih jauh dia menjelaskan, sentimen dari AS, simposium Jackson Hole akhir pekan lalu menunjukkan adanya himbauan bahwa kebijakan stimulus The Fed untuk diakhiri. "Meskipun, dilakukan secara gradual atau tidak terlalu agresif agar tidak terlalu berpengaruh buruk pada pasar di negara-negara berkembang,

Hanya saja, kata dia, pada dasarnya terdapat beberapa presentasi dari ekonom di Jackson Hole yang menunjukkan bahwa efek positif dari stimulus sudah mulai berkurang sehingga sebaiknya mulai dikurangi porsinya.

Kondisi ini, kata dia, semakin menguatkan ekspektasi pasar bahwa akhir dari stimulus The Fed sudah semakin dekat. "Beberapa pejabat The Fed di Jackson Hole masih menegaskan komitmennya, jika data ekonomi AS membaik sesuai ekspektasi, pengurangan stimulus akan dilakukan tahun ini,

Alhasil, dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang utama termasuk terhadap euro (mata uang gabungan negara-negara Eropa). Indeks dolar AS menguat 0,05% ke 81,44 dari sebelumnya 81,41. "Terhadap euro, dolar AS ditransaksikan menguat ke US$1,3373 dari sebelumnya US$1,3378 per euro,

Ikuti Pasar, Saham Siloam Maksimal Rp9.500/Saham

Headline

Harga saham IPO PT Siloam International Hospitals sekitar Rp9.000-9.500 per saham. Dengan target dana mencapai Rp10,4 triliun-Rp11 triliun.

Penyesuaian harga terutama mencerminkan kondisi pasar modal di Indonesia dan regional. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (26/8/2013).

Dalam rencana awal, harga penawaran di kisaran Rp11.200-14.200 per lembar saham. Perubahan juga terjadi pada jumlah saham baru yang ditawarkan menjadi 156,1 juta lembar saham, dari sebelumnya 162,75 juta lembar saham.

Perubahan tersebut merupakan hasil konsultasi perseroan dengan PT Nilam Biru Bersinar (NBB), anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk. PT NBB merupakan agen penjual internasional dan penjamin saham untuk perseroan.

Hasilnya memutuskan untuk mengurangi jumlah saham untuk opsi penjatahan lebih yang disediakan bagi agen stabilisasi dalam IPO ini dari 23,250 juta saham menjadi 5,9 juta saham.

Selain itu, Siloam juga memutuskan untuk menyesuaikan penggunaan dana yang diperoleh dari IPO untuk pembelian peralatan medis termasuk perluasan rumah sakit sekitar 39%, pembayaran sebagian dana yang diperoleh dari Lippo Karawaci terkait belanja modal sebesar 35%, serta 26% membiayai akuisisi rumah sakit.

Dalam aksi korporasi itu, Siloam International Hospitals menunjuk PT Ciptada Securities sebagai 'joint domestic' penjamin emisi. Sedangkan Credit Suisse Singapore Limited dan Goldman Sachs Singapore Pte merupakan agen penjual saham dalam IPO.

Minggu, 25 Agustus 2013

IHSG Sepekan Ke Depan : 26 - 30 Agustus 2013


Minggu ini, IHSG berada dalam fase koreksi yang lebih dalam dari yang diprediksikan. Pelemahan ini ditunjang banyak faktor yang sudah kita ketahui bersama, yang secara singkat adalah akibat penguatan mata uang asing, yang menyebabkan pelemahan pada rupiah kita. Sayangnya pula, pelemahan tersebut tidak mampu kita redam karena tingkat inflasi dalam negeri juga sedang berada dalam kondisi yang tinggi. Oleh karena itu, maka cadangan anggaran untuk melakukan stabilisasi mata uang Rupiah semakin berkurang pula. Belom lagi ditambah dengan berbagai issue mengenai kebijakan yang sekiranya akan ditempuh oleh The Fed. Ini semua memperparah wajah bursa kita menjadi semakin murung.


Pemerintah pun segera melakukan tindakan defensif untuk mencegah agar nilai tukar Rupiah menjadi semakin terbenam. Diantaranya adalah membuat berbagai kebijakan Perbankan, layanan usaha, dan perpajakan dengan harapan agar iklim dunia usaha dan industri masih bisa bernafas untuk sementara waktu. Kebijakan ini mendapat respons yang cukup baik dari pelaku pasar, sehingga dalam 2 hari kemarin, IHSG masih cukup terbantu dalam membatasi penurunan lebih jauh.

Pada hari ini, Jumat tanggal 23 Agustus 2013, IHSG akhirnya ditutup di teritori negatif, yaitu pada level 4.161,855 setelah sebelumnya masih mencoba menguat pada sesi perdagangan pertama. Namun pelemahan ini terjadi di hari Jumat, sehingga menimbulkan reaksi netral, mengingat bahwa para pelaku pasar seringkali melakukan aksi profit taking di akhir minggu. Sehingga penurunan ini dianggap masih berada dalam batas wajar.

Untuk sepekan ke depan, IHSG masih tetap akan berada di bawah tekanan. Namun sebagai efek lanjutan hari ini, IHSG masih berpotensi untuk menguat di tengah sentimen positif bahwa pemerintah akhirnya lebih memilih untuk lebih memperhatikan dunia usaha dan industri yang menjadi tulang punggung perekonomian di negeri kita.

Akan tetapi dengan beberapa kali IHSG melakukan gap down yang nilai quantum-nya cukup jauh maka tekanan atas IHSG pun menjadi semakin berat. Dan masih sangat berpotensi untuk mengalami penurunan di masa yang akan datang. Agar lebih jelasnya, kami mencoba membuatkan track IHSG untuk hingga sebulan ke depan.



Untuk perdagangan minggu depan, karena kenaikannya berbarengan, maka seharusnya semua sektor mengalami kenaikan sementara untuk mencoba menembus resisten 4,259. Tetapi ada beberapa sektor yang akan memiliki kekuatan lebih untuk menjadi penyangga. Seperti misalnya sektor Banking dan Consumer yang sepekan terakhir tertekan cukup dalam, seharusnya minggu depan cukup bisa diandalkan untuk menjadi lokomotif pergerakan IHSG. Selain itu sektor Energi, Pertambangan dan Logam Mulia juga masih berada dalam siklusnya sehingga masih cukup bisa diandalkan. Sedangkan dari grup korporasi, kita bisa berharap lebih kepada Bakrie Group untuk bisa menjadi penjaga gawang terakhir index saham gabungan kita. Karena Group Bakrie ini adalah Group terakhir yang belum mendapatkan giliran untuk menunjukkan taringnya sejak beberapa waktu yang lalu.

Baiklah... untuk sementara demikian dahulu ya teman - teman.
Intinya sih yang sedang kita hadapi saat ini, masih belum ada apa - apanya dibandingkan nanti yang akan di depan. Nyang onohhh jauh lebih serem...

Sementara trading ketat jangka pendek lebih disarankan.
Gunakan Trailing stop dan Cut Loss dalam setiap Trading Plan.

Jumat, 23 Agustus 2013

Berakhir di 4.169,82, IHSG Cenderung Negatif



 IHSG berakhir di level 4.169,82 setelah melemah tipis 0,03% atau 1,5 poin. Investor asing mengalami net sell mencapai Rp199 miliar.

Volume perdagangan mencapai 5 miliar saham senilai Rp5,5 triliun. Pada penutupan hari ini tercatat 135 saham melemah dan 123 saham menguat serta 82 saham stagnan.

Indeks sempat menguat pada sesi pertama hingga pertengahan sesi kedua. Namun akhirnya melemah meskipun terbatas. Level terendah hari ini di 4.151,511 dan tertinggi di level 4.239,88.

Penguatan tertinggi terjadi pada saham sektor pertambangan 1,6 persen disusul saham sektor perdagangan 0,4%. Sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada saham sektor properti 1,4% disusul saham sektor industri dasar 1,3%.

RD: ISG Bagus untuk Tempa Pengalaman Timnas

 Headline

Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Rahmad Darmawan, mengomentari hasil undian Islamic Solidarity Games (ISG) III. Menurutnya, ajang ini sangat baik untuk menimba pengalaman tim.

Pada ajang Islamic Solidarity Games (ISG) III di kota Palembang, Sumatera Selatan, Timnas Indonesia muda tergabung di Grup A bersama Irak, Libiya, dan Kuwait

Di grup B dihuni Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab dan Palestina. Sementara Qatar, Maroko, Suriah, dan Oman tergabung di grup C.

“Ini bagus buat skuat yang dipersiapkan ke SEA Games. Pengalaman ini tidak bisa dibeli dengan uang,” ia menuturkan, Jumat (23/8/2013) WIB.

Pelatih berusia 46 tahun itu akan membawa 30 pemain hasil seleksi tahap pertama sampai ketiga. Sayang, pelatih yang akrab disapa RD itu belum bisa menyebutkan siapa saja ke-30 pemain itu.

Pengumuman pemain dilakukan sebelum persiapan menghadapi ISG III dimulai. Melihat jadwal, persiapan kemungkinan akan dilangsungkan pada 16 September. Indonesia akan memulai pertandingan perdana pada 18 September.

“Semula tim akan dikumpulkan pada 11 September, namun terpaksa diundur ke tanggal 16 September. Pemunduran jadwal dikarenakan kompetisi diundur sampai 15 September,” ia menambahkan.

Kamis, 22 Agustus 2013

Tambah Modal tanpa HMETD, ESSA Raih Dana Rp280M

Headline

Tribecca Wealth Incorporated menyetujui mengambil bagian saham baru PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) sejumlah 100 juta saham.

Hal itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang dilakukan oleh ESSA. Harga pelaksanaan saham tanpa HMETD tersebut sebesar Rp2.800. Total dana yang diraih dari hasil penambahan modal tanpa HMETD sebesar Rp280 miliar.

Sekretaris Perusahaan ESSA, Kanishk Laroya menuturkan, dengan pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD ini maka jumlah saham tambahan yang akan dikeluarkan adalah 100 juta saham dengan nilai nominal Rp100/saham.

Jadwal pelaksanaan rencana transaksi penambahan modal tanpa HMETD ini antara lain permohonan pencatatan saham tambahan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Agustus 2013, jadwal rencana transaksi ke OJK dan publik sebesar 22 Agustus 2013, dan penerbitan saham pada 30 Agustus 2013.

Akhir Pekan, IHSG Menguat 1,32% ke 4.226,5

Headline

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 1,32% ke level 4.226,5 pada perdagangan saham Jumat (23/8/2013).

IHSG menguat diikuti indeks saham LQ45 sebesar 1,68% ke level 701,13 dan indeks saham JII menguat 1,64% ke level 581,31. Sementara itu, indeks saham ISSI menguat 1,37% ke level 143,33. Seluruh sektor saham menguat pada perdagangan saham hari ini. Sektor saham infrastruktur menguat 1,94% ke level 966,16, disusul sektor saham keuangan menguat 1,45% ke level 524,31, dan sektor saham industri dasar menguat 1,62% ke level 470,27.

Analis PT Samuel Sekuritas, Benedictus Agung menuturkan, IHSG bergerak menguat mengikuti sentimen positif dari global manufacturing dan didukung dari depresiasi nilai tukar Yen Jepang. Resistance indeks saham diperkirakan pada level 4.250.

Sementara itu, bursa saham Asia pagi ini dibuka menguat mengikuti sentimen dari bursa global. Rupiah pada pagi ini dibuka melemah 1,93% ke level Rp11.085 terhadap dolar Amerika Serikat.

Saham-saham yang menguat pada perdagangan saham hari ini antara lain saham GGRM menguat 2,01% ke level Rp37.900, saham ITMG menguat 1,84% ke level Rp30.400, saham SMGR menguat 3% ke level Rp13.700, saham UNTR menguat 2,32% ke level Rp15.400, saham LPPF menguat 2,56% ke level Rp12.000, dan saham TLKM menguat 2,34% ke level Rp10.900.

Pada perdagangan saham hari ini, ada 152 saham menguat, 57 saham stagnan, dan 30 saham melemah. Total volume perdagangan saham sekitar 755,35 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp778,83 miliar.

Minggu, 18 Agustus 2013

Bank Capital Incar Dana Rp204M dari Rights Issue

Headline

PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) akan melakukan penawaran umum terbatas/rights issue II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 2 miliar saham dengan nilai nominal Rp100.

Harga pelaksanaan rights issue Rp102 per saham. Total dana yang akan diraih dari rights issue tersebut sekitar Rp204 miliar. Adapun setiap pemegang saham yang memiliki 537 saham pada 7 Oktober 2013 akan mempunyai 236 HMETD untuk membeli 236 saham biasa.

Selain itu, perseroan juga menawarkan 1,59 miliar waran seri II yang merupakan 35% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh saat pernyataan pendaftaran. Untuk setiap 54 saham hasil pelaksanaan HMETD tersebut melekat 43 waran seri II yang diberikan secara cuma-cuma bagi bagi pemegang saham, Total dana yang diraih dari waran tersebut sekitar Rp159,25 miliar.

Dana hasil penawaran umum terbatas dan waran ini akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Bila saham baru yang ditawarkan dalam penawaran umum terbatas ini tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang saham Perseroan atau pemegang HMETD maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham perseroan lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD. Selain itu, pemegang saham utama juga telah menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan hak yang dimilikinya menjadi hak dalam rights issue.

Apabila pemegang saham tidak mengeksekusi untuk melakukan rights issue ini dan setelah penerbitan waran, maka pemegang saham akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham hingga 44,12%.

Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan rights issue pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2013. Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Oktober 2013, dan pasar tunai pada 7 Oktober 2013. Tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Oktober 2013 dan pasar tunai pada 8 Oktober 2013. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD pada 9 Oktober-18 Oktober 2013.

Pemodal Saham Tinggal Tunggu Dasar IHSG

Headline

Hingga penutupan sesi pertama, laju IHSG terpantau anjlok nyaris 4%. Redanya intervensi dari emiten BUMN ditengarai jadi pemicu. Pemodal tinggal menunggu level dasarnya.
Satrio Utomo, kepala riset PT Universal Broker Indonesia mengatakan, hari ini aksi net sell dari investor asing dinilai tak signifikan. Hingga pukul 10.40 WIB, net sell masih sekitar Rp630 miliar. Relatif kecil karena belum melewati Rp1 triliun. “Tapi, IHSG terkoreksinya sudah lebih dari 3,5%. Artinya, low effort dari asing tapi high impact
Kalau sudah begini, kata dia, para pemodal tinggal menunggu level dasar dari IHSG di harga berapa. “Harapan saya, di 4.200-4.400 sudah bottom. Tapi, kalau kita mau obyektif, triangle IHSG, targetnya sekitar 3.950- 4.150,
Karena itu, kata dia, kalaupun Anda punya posisi hari ini, sebaiknya hanya posisi trading. “Kalau lihat posisi net sell asing, sepertinya mereka masih ada tenaga untuk lepas barang satu-dua hari lagi,
Padahal, lanjut dia, semenjak kemarin sore, dikabarkan sudah terkonfirmasi rumor bahwa TLKM sudah berhenti buy back. “Apakah itu berarti BUMN sudah tidak lagi menjaga market? Kalau memang benar, berarti memang itulah penyebab dari mengapa asing bisa ‘low effort – high impact’
Satrio sendiri mengaku hanya bisa menunggu. “Saya membiarkan posisi nyangkut dalam jumlah kecil agar saya nanti ingat untuk beli ketika harga sudah kena support,
Sementara itu, dia menambahkan, kondisi regional masih kurang bersahabat. Posisinya cenderung flat turun setelah Dow Jones Industrial Average (DJIA) pada hari Jumat terkoreksi sebesar 30,72 poin (0,2%). “Selain itu, kondisi rupiah masih tertahan di kisaran rendah, diperkirakan tetap akan membuka peluang bagi pemodal asing, untuk terus melakukan tekanan,
Pada perdagangan hari Jumat kemarin, hanya saham-saham komoditas dan konsumsi yang terlihat mampu bertahan. Saham-saham sektor perbankan, telekomunikasi, konstruksi, dan properti, terlihat banyak yang ditutup di bawah suport pertamanya.
Banyaknya signal negatif tersebut, membuat posisi akumulasi, sebaiknya hanya dilakukan dengan strategi buy on weakness. “Indeks Dow Jones Industrial sudah mencapai kisaran suport 15.100-15.250 yang merupakan support kuat,

Saham TLKM Paling Oke

Headline

Mumpung lagi turun harganya (menjadi Rp11.350), inilah saatnya bagi Anda untuk mengkoleksi saham PT Telkom (TLKM). Maklum, untuk saat ini TLKM termasuk saham yang paling seksi di kelasnya.
Pada semester I yang baru lalu ia berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 12,68% menjadi Rp12,68 trilliun. Sangat berbeda dengan pesaing terdekatnya, PT Indosat (ISAT) dan XL Axiata (EXCL).
ISAT pada periode yang sama masih mencatatkan kerugian sebesar Rp231,2 miliar. Sementara EXCL berdasarkan laporan keuangannya mengalami penurunan laba bersih sebesar 54,13% menjadi Rp640,43 miliar.
Itulah yang membuat TLKM tampak lebih menawan dibanding operator lainnya. Apalagi BUMN ini kaya akan aksi korporasi. Belum lama ini PT Telkom Sigma, anak usahanya, telah mengakuisisi pusat data (data center) IBM di Sentul, Bogor seluas 4.000 m pada Agustus 2012. TLKM menargetkan pusat datanya bertambah menjadi 24.000 m dengan membidik kota lain, seperti Tangerang, Surabaya dan Balikpapan.
Lantas, awal Juni 2013, manajemen mengungkapkan niat CT Corp untuk masuk ke Telkomvision, anak usaha TLKM. Perjanjian awalnya, CT Corp akan memegang 80% saham Telkomvision dan sisanya masih milik TLKM.
Makanya, John Veter, pengamat pasar modal, merekomendasikan buy untuk saham ini. Ia menargetkan harga Rp14.000 hingga akhir tahun dan Rp13.000–13.500 hingga akhir kuartal III

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons