Selasa, 24 September 2013

TKIM Jaminkan Saham Anak Usaha

Headline

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) menjaminkan seluruh saham PT Oki Pulp and Paper Mills sebagai jaminan pinjaman PT Oki Pulp and Paper Mills.

Nilai jaminan seluruh saham anak usaha TKIM sekitar Rp300 miliar. Saat ini, anak usaha perseroan sedang memproses pinjaman dari China Development Bank Corporation. Transaksi ini mengandung unsur afiliasi. Demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/9/2013).

Perseroan mencatatkan penjualan bersih turun menjadi US$662,28 juta pada semester pertaam 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$709,90 juta. Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi US$22,01 juta pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$34,90 juta.

Pada perdagangan saham Selasa (24/9/2013), saham TKIM ditutup melemah 1,13% ke level Rp1.750 per saham.

Masih Ada Sinar Terang di Bursa Saham

Headline

Minimnya isu positif yang berseliweran membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) masih susah bergerak. Makanya, jangan terlalu berharap IHSG bisa terbang lebih tinggi. Terbukti, setelah kemarin melemah 0,46%, pada penutupan Selasa (24/9/2013) IHSG kembali melorot 99,33 poin (2,18%) ke level 4.463,52.
Ini terjadi karena investor terpengaruh oleh penurunan harga saham di pasar modal dunia, terutama Amerika. Tadi pagi, Dow Jones Index Average dan Nasdaq masing-masing ditutup melemah 0,32% dan 0,25%. Penurunan juga dialami indeks Hang Seng (0,82%), Kospi (0,11%), Nikkei (0,07%), san Straits Times (0,04%).
Meski dibayang-bayangi aksi ambil untung, pelaku pasar optimistis di hari-hari mendatang indeks akan menguat. Terutama didorong oleh sentimen positif global. Amerika, contohnya. Meski belum stabil, perekomian negara adi daya ini mulai menunjukan tren membaik. Apalagi The Fed urung memangkas dana stimulus melalui program Quantitative Easing (EQ) III.
Tak hanya Amerika, pemulihan ekonomi terjadi di China. Membaiknya Purchasing Manager Index (PMI) China ke level 51,2 pada September menunjukan perekonomian negeri panda itu mulai berdenyut. Tahun ini perekonomian China diperkirakan bakal tumbuh 7,5%.
Ekonomi negara-negara Uni Eropa (UE) juga mulai menggeliat. Indeks jasa yang dibuat Markit Economic menunjukan, sektor jasa sepanjang September menguat ke level 52,1 dari 50,7 di bulan Agustus. “Ini menjadi sinyal positif bagi ekonomi Eropa di kuartal III,” ujar Martin van Vliet, Ekonom ING Bank NV. Ekonomi Eropa diperkirakan bakal tumbuh 0,2% di kuartal III - 2013.
Dampak langsung membaiknya perekonomian dunia tentu akan dirasakan oleh para eksportir, terutama yang bergerak di bisnis komoditi seperti batu bara dan sawit. Itu sebabnya, kendati dua hari belakangan ini bursa melemah, para analis menyarankan investor memasang strategi trading. Saham-saham perkebunan dan pertambangan termasuk yang direkomendasikan beberapa analis.

Banyak Faktor Perlemah Rupiah

Headline

Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (25/9/2013) diprediksi konsolidasi melemah. Terdapat banyak faktor yang jadi tekanan negatif.

Analis senior Monex Investindo Futures Albertus Christian mengatakan, potensi pelemahan lanjut rupiah Rabu ini, salah satunya dipicu oleh lajunya sendiri yang sudah keluar dari kisaran trading-nya 11.500 per dolar AS. Hanya saja, kemarin tampak intervensi dari Bank Sentral sehingga rupiah menguat dari level terlemahnya 11.580.

Karena itu, kata dia, Rabu ini pun, pelemahan rupiah akan mulai terbatas seiring potensi intervensi kembali dari bank sentral. "Karena itu, Rabu ini pun rupiah akan konsolidasi dengan kecenderungan tetap melemah dalam kisaran 11.350 hingga 11.650 per dolar AS,

Rupiah juga mendapat tekanan negatif dari pudarnya euforia penundaan stimulus The Fed. Terutama, setelah adanya komentar dari Presiden Fed of St Louis, James Bullard yang mengindikasikan penundaan tapering The Fed hanya sementara.

Apalagi, kata Christian, Rabu ini akan dirilis data core durable goods order (pesanan barang tahan lama) dan sektor perumahan AS yang angkanya sudah diprediksi positif. "Kondisi ini juga semakin memperkuat isu tapering (pengurangan) stimulus The Fed,

Christian menjelaskan, pesanan barang tahan lama diprediksi naik ke 1,1% dari publikasi sebelumnya -0,8%. Begitu juga dengan data penjualan rumah baru AS yang diprediksi meningkat menjadi 422 ribu unit dibandingkan sebelumnya 394 ribu unit. "Pesanan barang tahan lama mengindikasikan membaiknya aktivitas manufaktur,

Lalu, besok akan dirilis data final untuk Produk Domestik Bruto AS kuartal II-2013. Angkannya sudah diprediksi lebih baik menjadi 2,7% dari publikasi sebelumnya 2,5%. "Ini juga memperkuat spekulasi opsi tapering The Fed Oktober atau Desember 2013,

Hanya saja, Christian menggarisbawahi, PDB AS ini merupakan data kuartal II. Sebenarnya, dibutuhkan beberapa kuartal lagi jika melihat pernyataan bank sentral sendiri. "Yang jelas, jika PDB tersebut melampaui estimasi, semakin memicu spekulasi ke arah itu,

Secara makro, kalaupaun dapat kejutan dari pertumbuhan ekonomi AS dari kuartal II dan III, tingkat pertumbuhan tahunan AS mungkin masih tetap di bawah 2%.

Yang cukup penting juga, lanjut dia, adalah data sektor perumahan. Sebab, terdapat kecemasan bahwa kenaikan suku bunga hipotek akhir-akhir ini seiring kenaikan yield obligasi AS menghambat laju sektor perumahan. "Jika ternyata data sektor perumahan AS dirilis lebih positif, bisa menjadi kejutan positif bagi dolar AS dan justru bisa memicu reduksi stimulus kembali,

Selebihnya, kata dia, pasar mengkhawatirkan tenggat waktu kenaikan batas atas utang AS (debt ceiling). Sebab, kecemasan pasar meningkat pada masalah pemenuhan defisit pemerintah AS jika plafon utang tidak dinaikkan sebelum deadline akhir bulan ini. "Kondisi itu, bisa memicu sentimen pengalihan risiko,

Akibatnya, para investor akan berburu dolar AS secara keseluruhan sebagai save haven. "Sebab, jika tidak mencapai kata sepakat, anggaran pemerintah AS bisa deadlock,

Secara terpisah, Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan, laju nilai tukar rupiah terus menunjukkan pelemahannya. Koreksi ini seiring dengan sentimen negatif pernyataan beberapa petinggi The Fed bahwa pemberlakukan pengurangan stimulus dipastikan pada Oktober.

Lalu, adanya sikap kekecewaan dari beberapa petinggi The Fed atas keputusan Bernanke akhir pekan lalu. "Laju Rupiah juga terimbas pelemahan euro terhadap dolar AS seiring sikap wait & see pelaku pasar mengantisipasi pembahasan fiskal APBN AS,

Dari dalam negeri, rupiah mendapat tekanan dari sentimen spekulasi banyaknya perusahaan lokal yang membeli dolar AS jelang akhir bulan dan perkiraan masih akan defisitnya current account.

"Semua itu membuat rupiah kian terpuruk sehingga melewati target support 11.525. Seya perkirakan Rabu ini rupiah akan bergerak dalam kisaran 11.423-11.560 berdasarkan kurs tengah BI,

Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS  di pasar spot valas antar bank Jakarta, Selasa (24/9/2013) ditutup melemah 30 poin (0,26%) ke posisi 11.460/11.480. Intraday terkuat 11.460 dan terlemah 11.580

Selasa, 17 September 2013

Katalis Masih Positif, IHSG Variatif-Naik

Headline

Laju IHSG Rabu (18/9/2013) diprediksi variatif cenderung menguat dalam kisaran 4.490-4.540. Tiga faktor dinilai jadi katalis positif. Apa saja?
Pada perdagangan Selasa (17/9/20130), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 4,62 poin (0,10%) ke posisi 4.517,62. Intraday teredah 4.479,295 dan tertinggi 4.536,927.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan net buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net sell.
Purwoko Sartono, Research Analyst dari PT Panin Sekuritas mengatakan, IHSG kemarin mengalami profit taking. “Hal itu terjadi setelah dalam beberapa hari perdagangan mengalami kenaikan signifikan,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (17/9/2013).
Dia melihat aksi ambil untung tersebut merupakan fenomena yang biasa terjadi setelah indeks mengalami rally jangka pendek. “Kami melihat beberapa berita positif masih akan menjadi katalis indeks untuk terus menguat,” ujarnya.
Katalis-katalis tersebut antara lain, terus meredanya ketegangan di Suriah terkait senjata kimia dan mundurnya Lawrence Summers dari kandidat Chairman the Fed yang baru menggantikan Bernanke.
Katalis lain adalah keyakinan pasar bahwa dampak pemotongan stimulus yang rencananya akan dilakukan The Fed pekan ini tidak akan terlalu signifikan dan sudah diantisipasi pasar.
Di atas semua itu, Purwoko memproyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. “Kisaran support-resistance indeks di 4.490-4.540

Komisaris VOKS Tambah 2,5 Juta Saham

Headline

Komisaris PT Voksel Elektric Tbk (VOKS) Hardi Sasmita membeli 2,5 juta saham VOKS untuk menambah jumlah kepemilikan sahamnya.
Dalam keterbukaan informasi, Senin (17/6/2013) disebutkan, pembelian saham-saham tersebut telah dilakukan Hardi Sasmita pada 13 Juni 2013 dengan harga transaksi Rp1.550 per saham.
Menurut manajeman perseroan, total nilai dari pembelian saham tersebut yakni sebesar Rp3,87 miliar, dimana transaksi tersebut dilakukan Hardi Sasmita untuk menambah jumlah investasinya didalam perseroan.
Saat ini, jumlah kepemilikan saham Hardi Sasmita menjadi 2,52 juta saham, atau 3% dari jumlah kepemilikan sebelumnya sebesar 29.500 lembar saham.

BRI Siap Naikkan Suku Bunga Simpanan

Headline

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan menaikkan suku bunga simpanan seiring kenaikan BI rate sebesar 25 bps menjadi 7,25 persen.

"Jadi suku bunga akan dinaikan mengikuti kenaikan bunga yang dijamin dalam Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) rate.Bank pasti respon bunga. Kalau di atas LPS kan tidak dijamin, tapi secara umum kita masih di bawah LPS rate. Di sisi lain perbaikan layanan juga penting kita lakukan,” kata Widodo Januarso, Kepala Divisi Dana dan Jasa BBRI kepadaINILAH.COM di Jakarta, Selasa (17/9/2013).

LPS juga telah menaikkan batas suku bunga penjaminan sebesar 7 persen mengikuti perkembangan suku bunga simpanan di pasar.

Widodo melanjutkan, selain menaikan bunga simpanan, BRI juga akan memperbaiki layanan dengan peningkatan kualitas cabang dan layanan tambahan bagi nasabah BRI.

"Kerja sama yang kami lakukan, seperti dengan McDonald ini juga dalam rangka peningkatan layanan. Untuk itu tentunya kami akan meningkatkan kualitas fasilitas cabang kami yang tersebar di seluruh di indonesia," tuturnya.

Dia juga melanjutkan, dengan sering melakukan kerjasama diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah baru ke depannya. "Kita harapkan bisa menaikan nasabah baru,itu akan berkontribusi terhadap DPK kita," ujar Widodo.
BRI telah mencatat total Dana Pihak Ketiga (DPK) pada kuartal kedua 2013 sebesar Rp 438,97 triliun, naik 18,3 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp371,14 triliun.

Akhir Tahun, IHSG Bisa di Kisaran 4.800-5.000

Headline

PT PNM Investment Management memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir tahun ini berada pada level 4.800 hingga 5.000.

Dirut PT PNM Investment Management, MQ Gunadi mengatakan arah pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi pada tahun depan sudah jelas, sehingga manajemen merevisi target awal dari 4.600 menjadi 4.800 sampai 5.000.

"Pemerintah menyatakan inflasi tahun depan diperkirakan di bawah 5 persen, pengangguran berkurang dan daya beli ditingkatkan. Ini yang membuat kita optimis," kata Gunadi saat peluncuran Reksa Dana Penyertaan Terbatas PNM Pembiayaan Mikro BUMN 2013 di Jakarta, Selasa (17/9/2013).

Menurut Gunadi, permasalahan sekarang yang dihadabi hanya dua, rencana The Fed menarik stimus dari Indonesia dan desifit neraca transaksi berjalan. Gunadi yakin ke depan pemerintah juga akan mengatasi defisit neraca transaksi berjalan. Caranya dengan menekan impor dan hal ini nantinya bisa membuat nilai positif kepada pasar modal domestik

IHSG Dibuka Melemah 0,53% ke Level 4.493,44

Headline

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,53% ke level 4.493,44 pada sesi pertama perdagangan saham Rabu (18/9/2013).

IHSG melemah diikuti indeks saham LQ45 melemah 0,89% ke level 758,78 dan indeks saham JII melemah 0,70% ke level 621,54. Indeks saham ISSI melemah 0,39% ke level 151.21. Sebagian besar sektor saham melemah pada perdagangan saham hari ini. Sektor saham industri dasar melemah 1,21% ke level 506,06. Sektor saham keuangan melemah 1,07% ke level 572,63 dan sektor saham infrastruktur melemah 0,62% ke level 965,35.

Analis PT Samuel Sekuritas, Benedictus Agung menuturkan, IHSG akan kembali bergerak sideaway seiring pasar masih akan wait and see terkait hasil Fed Meeting yang akan dirilis malam ini. Range indeks akan berada di level 4.475-4.550.

Sementara itu, bursa saham Asia dibuka mixed sementara bursa saham Jepang menguat signifikan sekitar 1% didorong penguatan di sektor pelayaran. Harga minyak pagi ini relatif flat di level US$105.4 per barel. Sementara itu, nilai tukar Rupiah dibuka stabil di level Rp11.178 terhadap dolar Amerika Serikat.

Saham-saham yang melemah pada perdagangan saham hari ini antara lain saham GGRM melemah 2,79% ke level Rp41.800, saham INTP melemah 2,24% ke level Rp19.600, dan saham AALI melemah 1,23% ke level Rp20.050. Saham UNVR melemah 0,79% ke level Rp31.250, saham ITMG melemah 0,64% ke level Rp31.000, dan saham PTBA melemah 1,49% ke level Rp13.150.

Pada perdagangan saham hari ini, ada 73 saham menguat, 57 saham stagnan, dan 46 saham melemah. Total volume perdagangan saham sekitar 283,88 juta saham. Investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp17,63 miliar. Total transaksi mencapai Rp12,71 triliun dengan transaksi di pasar negosiasi mencapai Rp12,48 triliun dan transaksi di pasar reguler sekitar Rp232,49 miliar.

Pique: Target Barca Bukan Liga Champions

Headline

 Menjuarai Liga Champions adalah impian semua klub. Namun, menurut bek Barcelona, Gerard Pique, menjuarai Si Kuping Besar bukanlah target utama Blaugrana.

Barcelona akan memulai petualangannya di Liga Champions melawan Ajax Amsterdam, Rabu (18/9/2013) di Amsterdam Arena. Persiapan tim besutan Gerardo Martino jelang laga tersebu sangat bagus.

Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil memenangkan empat laga di La Liga dengan torehan 12 poin. Untuk sementara, Barcelona berada di puncak klasemen. Teranyar, mereka berhasil mengalahkan Sevilla 3-2 melalui pertandingan dramatis berkat gol Alexis Sanchez di injury time.

Musim ini, Barcelona dijagokan menjadi juara Liga Champions bersama Real Madrid. Meski demikian, Pique menyebutkan target utama musim ini adalah menjuarai La Liga.

"Kami sudah tak sabar bermain di Liga Champions. Ini adalah kompetisi yang paling prestisius di level Eropa," ujar Pique, dikutip dari Sportsmole.

"Barcelona selalu bermain untuk meraih kemenangan, tapi kami harus melaluinya selangkah demi selangkah. Target utama kami adalah menjuarai La Liga sementara Liga Champions adalah sebuah bonus jika berhasil direngkuh," mantan pemain Manchester United itu menutup.

Selain Ajax Amsterdam, lawan lain Barcelona di Grup H adalah AC Milan dan Glasgow Celtic.

Kamis, 12 September 2013

IHSG dan Saham Bank Tergantung Asing dan Rupiah

Headline

Sinyal dari penutupan Dow Jones belum memberikan sinyal bearish. Tapi, berlanjutnya penguatan IHSG dan saham-saham bank sangat tergantung pada asing dan rupiah. Seperti apa?
Pada sesi pertama perdagangan Jumat (13/9/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 9,26 poin (0,21%) ke posisi 4.365,865. Intraday terendah 4.318,222 dan tertinggi 4.369,328.
Satrio Utomo, kepala riset PT Universal Broker Indonesia mengatakan, kemarin sore, Bank Indonesia kembali menaikkan BI Rate 25 basis poin menjadi 7,25%. “Bank Indonesia terlihat ingin menjaga momentum penguatan rupiah untuk meredam krisis yang tengah terjadi,” katanya di Jakarta, Jumat (13/9/2013).
Pengaruhnya, kata dia, belum terlihat instan setelah kemarin pemodal asing masih tetap dalam posisi wait and see. Asing berposisi net buy di pasar reguler hanya tipis, Rp 1,8 miliar. “Rupiah juga kemarin masih ditutup di level 11.345
Berlanjutnya tren naik IHSG, lanjut dia, sangat tergantung dari aliran dana asing yang masuk. Laju indeks juga tergantung pada arah pergerakan dari nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. “Tadi pagi, rupiah sedikit menguat di Rp 11.285 per dolar AS. Kemana arah aliran dana asing, bisa dilihat setidaknya 5-15 menit pertama perdagangan,
Kondisi dari bursa regional sendiri relatif mendatar, setelah Dow Jones Industrial Average (DJIA) semalam ditutup dengan koreksi tipis, 25,96 poin (-0,17%). “Dengan posisi penutupan di 15.300,64, indeks ini belum memberkan signal bearish,
Pada penutupan kemarin, saham PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (BBNI), dan PT Bank Central Asia (BBCA) masih ditutup dengan signal positif.
“Hanya saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang ditutup dekat suport levelnya. Saham-saham sektor perbankan hanya bisa melanjutkan tren naiknya jika pemodal asing melanjutkan posisi net buy, dan rupiah melanjutkan penguatan,
Lebih jauh, menurut Satrio, kenaikan BI Rate, memang tidak bagus bagi perekonomian. “Akan tetapi, untuk jangka pendek, kita lebih membutuhkan rupiah yang kuat, lebih dari pada yang lain,’

IHSG di Area Atas, Tiga Saham Atraktif

Headline

Berdasarkan Astronacci, IHSG akan membentuk puncak ke area gap 4.536-4.568. Tiga saham pun disodorkan karena menawarkan keuntugan yang potensial. Saham apa saja?
Pada perdagangan Kamis (12/9/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 7,19 poin (0,17%) ke posisi 4.356,605. Intraday terlemah 4.318,595 dan tertinggi 4.372,103.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Samuel Utomo, kepala riset PT Astronacci International mengatakan, IHSG kembali terperangkap dalam formasi inside bar pada perdagangan kemarin. “Anda perlu mengingat bahwa saat ini IHSG sedang berada dalam area time resistance untuk pembentukan formasi puncak (peak),” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (13/9/2013).
Menurut dia, siklus Mars Trines Uranus serta siklus Moon Declination menjadi indikasi pembentukan formasi peak dalam waktu dekat. “Area gap pada rentang harga 4.536-4.568 masih menjadi area maksimal bagi pembentukan peak bagi IHSG,
Dalam kondisi seperti ini, kata Samuel, pemodal akan melakukan akumulasi pembelian dengan lebih selektif. Sebab, harga akan segera memasuki fase pembentukan puncak. “Kami mengingatkan Anda untuk menerapkan money management Anda dengan ketat,
Samuel juga menyarankan pemodal untuk tidak melakukan floating pada posisi saham yang mengalami kerugian. “Masuk juga dengan proporsi maksimal 50% dari slot normal,
Namun demikian, dalam kondisi market yang masih dalam pembentukan puncak, menurut Samuel, pemodal selalu punya kesempatan untuk mendapatkan keuntungan. “Kami melihat ada beberapa saham yang patut untuk dijadikan watchlist hari ini,
Saham-saham tersebut adalah PT Alam Sutera Realty (ASRI), PT Pembangunan Perumahan (PTPP), dan PT Wijaya Karya (WIKA).
Sementara itu, dari sisi analisis pola, menurut Samuel, IHSG berada dalam formasi inside bar yang memberikan dua skenario yang paling dapat terjadi. “IHSG bergerak menembus level high dari mother bar lalu membentuk formasi peak pada area gap atau melakukan breakdown dan mengkonfirmasi bar tersebut sebagai formasi swing high,
Indikator stokastik telah memasuki area overbought yang memberikan indikasi bahwa penguatan harga yang terjadi saat ini sudah terbatas. “Pada hari kemarin 12 September 2013 merupakan awal memasukinya siklus Mars Trines Uranus dan Moon Declination yang akan menjadi time resistance hingga hari ini,

Terry: Eto'o Masih Haus Cetak Gol!

Headline

 Meski usia Samuel Eto'o sudah 32 tahun, tapi kapten Chlsea masih percaya kalau pemain berkebangsaan Kamarun itu masih bisa menjadi ancaman di lini belakang lawan.

Eto'o resmi bergabung di Stadion Stamford Bridge setelah The Blues gagal mendapatkan penyerang Manchester United, Wayne Rooney. Untuk menggaet mantan penggawa Barcelona itu, Chelsea tak perlu mengeluarkan uang kepada Anzhi.

Bagi Terry, kedatangan Eto'o merupakan sebuah anugerah. Pasalnya saat Eto'o masih membela Barcelona, dia adalah penyerang yang selalu dikhawatirkan oleh Terry.

"Saya berkata kepada Eto'o, 'Terima kasih Tuhan dia sudah berada di sini'. Saya memiliki banyak pertandingan dengan dia," ucap Terry, dikutip dari Sky Sports.

"Dia memang sudah beberapa tahun lebih tua. Tapi dia masih terlihat sangat tajam dan lapar. Dia seperti ancaman," sambung bek berkebangsaan Inggris tersebut.

"Eto'o mempunyai pandangan untuk mencetak gol. Saya rasa dia akan menjadi tambahan yang bagus. Buktinya dia langsung disambut oleh skuat kami," pemain berusia 32 tahun itu memungkasi.

Samuel Eto'o menandatangani kontrak berdurasi satu tahun bersama Tim London Biru dengan nilai kontrak yang belum disebutkan. Di klub barunya ini, ia rela gajinya yang mencapai 20 juta Euro per musim (294 miliar Rupiah) saat membela Anzi Makhachkala dipotong hingga 8 juta Euro (118 miliar Rupiah).

Sesi I, IHSG Menguat 0,21% ke 4.365,87

Headline

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,21% ke level 4.365,87 pada sesi pertama perdagangan saham Jumat (13/9/2013).

Selain itu, indeks saham LQ45 menguat 0,25% ke level 736,46. Indeks saham JII naik 0,15% ke level 601,67 dan indeks saham ISSI naik 0,24% ke level 146,74. Lima sektor saham menguat dan lima sektor melemah pada perdagangan saham hari ini.

Sektor saham aneka industri naik 1,33% ke level 1.140,88. Lalu sektor saham konsumer menguat 1,02% ke level 1.891,24 dan sektor saham properti naik 1% ke level 384,5. Saham-saham yang menguat pada perdagangan saham hari ini antara lain saham HMSP naik 1,4% ke level Rp68.500, saham MYOR naik 2,88% ke level Rp30.350, dan saham ICBP naik 5,64% ke level Rp10.300. Sementara itu, saham SILO naik 3,1% ke level Rp9.950, saham GGRM naik 0,37% ke level Rp40.150, dan saham FAST naik 6,02% ke level Rp2.200.

Pada perdagangan saham hari ini ada 118 saham menguat, 110 saham stagnan, dan 99 saham melemah. Total volume perdagangan saham sekitar 3,32 miliar saham dengan transaksi Rp2,86 triliun. Investor asing melakukan aksi jual senilai Rp219,05 miliar.

Selasa, 10 September 2013

Dibayangi Ambil Untung, IHSG Naik Terbatas

Headline

 Laju IHSG Rabu (11/9/2013) diprediksi bakal diganduli aksi ambil untung setelah penguatan tajam kemarin. Karena itu, kenaikan indeks bakal terbatas dalam kisaran 4.310-4.400.
Pada perdagangan Selasa (10/9/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 166,89 poin (3,98%) ke posisi 4.358,143. Intraday terendah 4.225,804 dan tertinggi 4.358,143.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan net buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net sell.
Purwoko Sartono, Research Analyst dari PT Panin Sekuritas mengatakan, IHSG kemarin menguat didukung oleh naiknya bursa regional. “Penguatan tersebut menyusul data ekonomi China yang menunjukkan adanya perbaikan
Sementara itu, kata dia, dari dalam negeri kenaikan cadangan devisa mulai berdampak pada kembalinya aksi beli asing (bersih) di pasar modal Indonesia. “Hasil lelang SUN (Surat Utang Negara) kemarin juga membawa sentimen positif tambahan buat indeks,
Di atas semua itu, Purwoko memperkirakan dan melihat ruang untuk kenaikan IHSG Rabu (11/9/2013) ini relatif terbatas. “Indeks juga mulai dibayangi oleh aksi ambil untung,” ucapnya. “Kami memproyeksikan kisaran support-resistance 4.310-4.400.

Jangka Panjang, Ramba Energy Dukung Kinerja SUGI

Headline

 Rencana PT Sugih Energy Tbk (SUGI) untuk mengakuisisi saham Ramba Energy Ltd dinilai positif karena akan memperkuat kemampuan operasional dan menambah portfolio aset perseroan.

"Rencana SUGI mengakuisisi Ramba Energy bagus karena itu akan memperkuatcash flow perusahaan, dan akan meningkatkan pendapatannya," kata Analis saham PT Anugerah Securindo Indah, Bertoni Rio di Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Menurut Rio, perseroan juga dipandang banyak melakukan ekspansi bisnis di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi. Meski kegiatan tersebut menggerus arus kas SUGI saat ini. Perseroan yakin di masa mendatang akan positif lagi. Di perkirakan, harga saham SUGI akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat bahkan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Kepala Riset PT Trust Securites, Reza Priyambada menuturkan, rencana akuisisi tersebut dinilai akan menguntungkan pihak SUGI. Terutama bila perseroan dapat mengoptimalkan pengelolaan dari aset-aset yang dikuasai Ramba saat ini.

Ia memperkirakan, harga saham SUGI akan berada di kisaran support Rp420-445 per saham, dan resisten Rp475-495 per saham. "Trading buy saham SUGI, manfaatkan momen berita positif dan kondisi pasar yang lagi ceria-cerianya saat ini,

Perseroan mengakusisi Ramba Energy Ltd, dengan nilai transaksi sebesar SG$112 juta atau sekitar Rp1 triliun. Rencana tersebut akan melalui anak usahanya yaitu Sugih Energy Pte Ltd. 

Akuisisi tersebut adalah untuk 51% saham Ramba Energy Ltd dengan harga SG$0,65 per lembar saham. Jadi nilai transaksi akuisisi tersebut sekitar SG$112 juta

Aksi Beli Saham Dorong IHSG Menguat 0,5% ke 4.382

Headline

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,55% ke level 4.382,54 pada awal perdagangan saham Rabu (11/9/2013).

Selain itu, indeks saham LQ45 menguat 0,49% ke level 742,74 dan indeks saham JII naik 0,64% ke level 615. Indeks saham ISSI menguat 0,74% ke level 148,35. Sebagian besar sektor saham menguat pada awal perdagangan saham hari ini kecuali sektor saham agri dan pertambangan.

Sektor saham properti naik 1,92% ke level 378,16 dan sektor saham industri dasar naik 1,3% ke level 496,62. Sementara itu, sektor saham aneka industri naik 0,96% ke level 1.160,96. Analis PT Samuel Sekuritas, Benedictus Agung menuturkan, IHSG bergerak menguat tipis hari ini. Hal itu didukung dari sentimen positif cukup banyak yang direspon pada penguatan kemarin.

Sedangkan nilai tukar rupiah NDF cukup stabil pagi ini di kisaran Rp11.460 terhadap dolar Amerika Serikat. Begitu juga Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun di kisaran 8,8%. Moody's kemarin juga menyatakan kinerja empat bank besar yaitu BMRI, BBCA, BBRI, dan BBNI tidak akan terpengaruh oleh pengetatan moneter dan pelemahan Rupiah.

Bursa saham Asia pagi ini menguat tipis sekitar 0,4% akibat sebagian besar data ekonomi China telah terfaktorkan pada penguatan kemarin. Harga minyak melemah 0,3% pada pagi ini.

Saham-saham yang menguat pada perdagangan saham hari ini antara lain saham LPPF naik 4,5% ke level Rp11.600, saham GGRM menguat 1,26% ke level Rp40.100, dan saham ITMG naik 1,19% ke level Rp29,650. Sementara itu, saham UNTR menguat 1,76% ke level Rp17.300, saham NIPS naik 3,08% ke level Rp8.350 dan saham LPCK naik 5,05% ke level Rp5.200.

Pada perdagangan saham hari ini, ada 97 saham menguat, 58 saham stagnan, dan 14 saham melemah. Total volume perdagangan saham sekitar 316,38 juta saham dengan nilai transaksi Rp399,70 miliar. Investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp85,16 miliar.

DYAN Siapkan Dana Rp85 Miliar untuk Buyback

Headline

PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) menyiapkan dana sekitar Rp85 miliar untuk melakukan pembelian kembali saham/buyback.

Total pembelian kembali saham tersebut sekitar 20% dari nilai nominal modal yang disetor penuh dalam Perseroan. Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham selama tiga bulan terhitung sejak 11 September 2013-11 Desember 2013. Demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/9/2013).

Perseroan telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham tersebut. Adapun pembelian kembali saham dilakukan melalui perdagangan di BEI.

Dengan pembelian kembali saham tersebut, perseroan membantu stabilisasi harga saham perseroan di BEI. Selain itu, perseroan juga meningkatkan earning per share (EPS), return on asset (ROA), dan return on equity (ROE). Perseroan optimistis, pelaksanaan transaksi pembelian kembali saham Perseroan tidak berdampak negatif secara material terhadap likuiditas dan permodalan Perseroan, maupun terhadap status Perseroan sebagai perusahaan terbuka.

Senin, 09 September 2013

Danareksa: Kondisi Pasar Modal Belum Stabil

Headline

Pelaku pasar modal melihat saat ini kondisi pasar modal domestik tidak stabil, sehingga dinilai cukup beresiko bagi emiten dan penjamin emisi ketika melakukan Penawaran Umum Perdana Saham/Initial Public Offering (IPO).

Direktur utama PT Danareksa Sekuritas, Marciano H. Herman mengatakan, Danareksa Sekuritas akan terus mencermati kondisi pasar. Hal itu dilakukan guna penyelenggaraan IPO dapat berjalan dengan sesuai dengan rencana."Kita masih menunggu dengan adanya volatilitas ini, bukan emiten saja yang beresiko tapi juga penjamin emisi beresiko tinggi," kata Marciano, Senin (9/9/2013).

Menurut Marciano, resiko untuk calon emiten seperti tidak terserapnya saham yang dilepas ke publik sehingga penjamin emisi harus membeli saham yang dilepas tersebut. "Hal inilah yang menyebabkan kita wait and see terlebih dahulu,

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini Danareksa telah mengajukan rekomendasi IPO dua emiten ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Demikian juga dengan rencana obligasi sejumlah emiten dan prosesi selajutnya akan menunggu kondisi pasar.

"Kita punya fokus pasar tersendiri untuk menangani IPO dan obligasi. Kita tangani yang besar-besar saja secara optimal. Terakhir kita tangani IPO Electronic City,

Sebuah perilaku yang aneh...


Berikut ini adalah sebuah studi kasus mengenai seorang trader yang sedang berjuang melipatgandakan kekayaannya di bursa saham Indonesia. Sebut saja namanya "Bunga".

Suatu hari Bunga melakukan Entry pada Saham A. Satu jam kemudian, saham B terlihat ditransaksikan banyak sekali. Layar pun penuh karena transaksi beli Saham B yang sangat banyak itu. Saham A malah turun 2 step. Bunga kemudian cutloss saham A pada step ke tiga dibawah harga beli. Lalu melakukan entry pada saham B yang sudah naik 4 step. Memasuki sesi ke dua, saham B diguyur habis - habisan. Posisi sekarang malah minus merah 2 titik dibawah harga buka, jadi 6 step dibawah harga Entry. Bunga pun Panik... Lalu cut loss lagi pada step ke 7 dari harga Entry. Tak lama, harga saham B diguyur turun lagi sampai -5%. Legaaaa... Bunga pun lalu melirik kiri dan kanan.

Setelah mencari bocoran kiri dan kanan, ternyata semua orang sedang bersorak kegirangan karena saham C sudah naik sampai 10% pada hari itu. Nafsu Bunga pun seketika menggelegak, lalu menghajar kanan saham C. 30 menit menjelang penutupan... Saham C ternyata malah menurun sampai +5%. Artinya si Bunga sudah rugi lagi 5%. Akhirnya dengan wajah penuh amarah dan mata berkaca - kaca... Bunga kembali melakukan Cut Loss pada saham C.

Tangis Bunga tak mampu terbendung lagi tatkala ternyata saham C ditutup pada harga +15% dari harga bukanya.... Sudah berakhirkah penderitaan Bunga...?

Di sesi pertama perdagangan keesokan harinya. Ternyata saham A sudah AR kanan hanya dalam satu jam pertama perdagangan...

IHSG Sepekan Ke Depan : 09 - 13 September 2013


Minggu yang pertama pada bulan September 2013 ini telah berhasil kita lalui dengan sangat menggembirakan. Nilai aset bertumbuh dengan peningkatan yang cukup menyenangkan. Bersyukur sekali walaupun dalam keadaan IHSG yang cukup mengkhawatirkan, seperti perkiraan yang sudah dituliskan minggu kemarin di sini :

Dan pada hari ini akhirnya IHSG ditutup pada level 4,072. Sebuah titik kritis yang sangat penting. Karena sesuai prinsip relativitas, maka bila masih bertahan di atas 4,050, IHSG masih sangat berpeluang untuk kembali menguji resisten di level harga 4,259 untuk menutup gap yang tercipta pada tanggal 20 Agustus yang lalu.

Harap waspada apabila minggu depan, IHSG ditutup di bawah level 4,050 maka kemungkinan besar, IHSG akan menuju dan menguji support berikutnya di area harga 3,837. Dan apabila support tersebut juga berhasil tembus, maka level 3,600-an sudah menanti kita semua.


Sentimen pasar saat ini berada area netral. Karena secara global, ketegangan di Suriah akan menyebabkan harga minyak dunia naik tinggi. Yang tentu akan sangat berpengaruh pada APBN kita yang memerlukan penyesuaian cukup radikal. Selain itu masalah nilai tukar rupiah kita yang saat ini sedang dalam keadaan genting juga tidak luput dari perhatian investor. Juga masalah kenaikan upah buruh yang cukup signifikan, pasti akan sangat berdampak pada Operating Cost perusahaan dan kemudian harus diimbangi dengan kenaikan harga jual. Naiknya harga - harga di pasar juga kemudian akan berdampak pada angka inflasi. Beberapa sentimen negatif ini bisa cukup memberatkan langkah IHSG sepekan ke depan.

Tetapi disamping itu, ada pula sentimen positif yang menjadi harapan bagi para pelaku pasar modal. Seperti misalnya cadangan devisa kita untuk melakukan intervensi terhadap mata uang asing bertambah. Sehingga di Minggu depan, kita bisa berharap banyak bahwa nilai tukar rupiah kita memiliki potensi untuk menguat sedikit. Walaupun kita bisa saja berkelit, berapa lama kah cadangan devisa yang semakin sedikit itu untuk terus - terusan menggempur Sang Dollar.

Selain itu, di pekan depan juga akan ada peristiwa lahirnya anggota keluarga baru dari Group Lippo. Listing perdana SILO (Siloam Hospital) yang direncanakan pada tanggal 12 September ini cukup mendapat perhatian khusus dari para investor. Utamanya karena bisnis rumah sakit sedang sangat menarik luar biasa di Indonesia. Apalagi Siloam memiliki managemen bagus, jaringan usaha kuat, dan sudah memiliki brand name yang terjaga apik sekian lama ini. Karena itu maka Group ini tentunya akan mendapat sorotan cukup masif di pekan depan.

Kami akan coba menuliskan beberapa catatan kecil untuk pekan depan, sehingga Anda sekalian bisa ikut memperhitungkan rasionalitas setiap entry Anda. Mereka adalah :

Naiknya harga minyak dunia
  • Perhatikan saham yang berkaitan dengan minyak ( MEDC, PTRO, SUGI, ENRG, dll)
  • Harga minyak yang naik tinggi akan menyebabkan switching ke batu bara, sehingga konsumsi akan meningkat signifikan, otomatis harganya pun akan ikut naik. (PTBA, ITMG, ADRO, INDY, HRUM, dll)
Naiknya nilai tukar rupiah
  • Banyak perusahaan besar yang sangat terhubung dengan mata uang asing, dan melemahnya rupiah membuat mereka menderita. Bangkitnya Rupiah tentu akan direspons dengan naiknya saham - saham perusahaan tersebut.
  • Banking, Media, Teknologi dan Otomotif, akan cukup diuntungkan.
  • Agribisnis justru akan sedikit banyak terhambat laju kenaikkannya.
Inflasi naik
  • Saham konsumer yang berhubungan dengan kebutuhan pokok lebih banyak diburu karena sanggup bertahan di tengah krisis.
  • Banking dan property tertekan.
Lahirnya SILO
  • Cermati saham - saham Group Lippo yang lainnya seperti MLPL, MLPT, LPPF, LPPS, MPPA, dan lain - lainnya.
Khusus dalam masa sekarang ini, perhitungan fundamental analisis saja jadi kurang cukup solid sebagai alasan entry. Karena perhitungan fundamental seperti PER, PBV dan lain - lainnya berpatokan pada masa lalu. Sedangkan pada situasi dimana investor dihantui oleh berbagai ketakutan, maka yang dijadikan patokan justru masa depan. Karenanya maka perhitungan analisis fundamental yang hanya berpatokan masa lalu saja menjadi agak susah ketemunya. Anda akan terus - terusan merasa keliru ketika entry. Ini bisa terjadi karena semua investor besar memperhitungkan keadaan 1 - 5 tahun ke depan dan bukan sebaliknya.

Pergunakan nalar bisnis dan rasional secara kualitatif untuk memperkirakan keadaan di depan. Sehingga sedikit banyak kita masih bisa menyelami jalan pikiran (kesepahaman / common state of mind) dari investor lain, bahkan  pemilik "big fund" itu. Dan trading jangka pendek cukup bijak diterapkan dalam situasi seperti sekarang ini. Tentunya dengan pengawalan stop loss yang ketat.

Demikian ulasan yang panjang X lebar X tinggi ini kami sampaikan. Maksudnya supaya kita semua bisa mendapatkan gambaran yang benar dan tidak semena - mena takut dan tidak mudah untuk bergembira. Apapun yang terjadi, ingatlah selalu pesan Ogalugi.... "IF YOU SEE PROFIT... BUY IT...!" 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons